Friday, 29 April 2016

Lala Karmela idolakan Ernest Prakasa dan kagumi BCL

Lala Karmela idolakan Ernest Prakasa dan kagumi BCL
Skandal Panama Papers. ©2016 Lintastoday
Film NGENEST adalah salah satu yang meraih kesuksesan di box office Indonesia tahun lalu. Bukan hanya sukses dari segi penonton, film yang dibintangi oleh Ernest Prakasa dan Lala Karmela ini juga bisa dibilang mampu bersaing dengan film-film lainnya di ajang penghargaan.

Di ajang Indonesia Movie Actor Awards yang akan digelar pada 30 Mei mendatang, NGENEST masuk dalam nominasi Film Favorit. Sedangkan Lala Karmela menggondol dua nominasi yaitu Pemeran Wanita Terbaik dan Pemeran Wanita Utama Terfavorit. Sayangnya, Ernest sebagai pemeran utama pria belum masuk ke dalam nominasi apapun.

"Aku bukan juri di sini. Jadi nggak tahu bagaimana proses pemilihan itu. Tapi di mata aku, Ernest adalah aktor yang berdedikasi banget. Jadi sutradara, penulis naskah dan memerankan kisah dia sendiri, itu tidak mudah. Makanya dia jadi salah satu orang yang aku idolakan," kata Lala, ditemui saat preskon pengumuman nominasi Indonesia Movie Actor Award 2016, Plaza Indonesia, Kamis (28/4).


Lala sendiri mengaku sama sekali nggak menyangka bisa jadi salah satu nominator, apalagi saingannya termasuk sudah senior di dunia akting seperti Prisia Nasution, Julie Estelle, dan Tara Basro. Setelah NGENEST, wanita 31 tahun itu pun berniat mendalami akting tapi tetap nggak akan asal-asalan mengambil tawaran film.

"Ini bisa dibilang faktor keberuntungan. Aku masih melihat diriku sebagai musisi. Aku masih perlu belajar banyak. Tetap musik yang aku prioritaskan," kata pelantun lagu Between Us ini.

Bisa dibilang nih, Lala mirip dengan Bunga Citra Lestari yang sukses menekuni dunia akting dan musik sekaligus. Lala pun langsung bilang kalau dia mengagumi sosok BCL. "BCL adalah inspirasi aku juga. Dia maksimal di dua bidang dengan caranya yang begitu indah. Dia jadi contoh buat aku," pungkasnya. Sukses terus buat Lala dan ditunggu film berikutnya :)

Jadi produser, Dide ditentang personel Hijau Daun

Jadi produser, Dide ditentang personel Hijau Daun
Dide Hijau Daun
Vokalis band Hijau Daun, Dide kini disibukkan dengan peran barunya sebagai produser. Sebagai debut, Dide memproduseri penyanyi pendatang baru yang bernama Cyelliaa Saputra.

Yang menarik, Dide mengijinkan Cia sapaan akrab Cyelliaa Saputra untuk me-recycle lagu milik Hijau Daun yang membawa Dide dan kawan-kawan mencapai puncak kesuksesan, Suara. Lagu tersebut juga pernah dibawakan oleh Luna Maya dalam genre yang berbeda.

"Iya kebetulan ini saya lagi produserin penyanyi pendatang baru namanya Cyelliaa Saputra, dia recycle lagu Suara yang pernah dipopulerkan oleh band saya dan juga oleh Luna Maya," ujar Dide saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (28/4).


Perjalanan Dide menjadi seorang produser bukan tanpa hambatan. Butuh waktu yang panjang untuk bisa menjadi seorang produser. Dan awalnya keputusan Dide tersebut ditentang tema-temannya d Hijau Daun.

"Banyak hal yang pastinya aku pertimbangkan, karena kan aku masih ngeband juga di Hijau Daun. Awalnya sih mereka kurang setuju dengan keputusanku apalagi kita lagi promo single kita, tapi keputusan tetap di tangan aku," paparnya.

Bagi Dide, profesi barunya itu sangat mengasikkan, dirinya juga bingung ketika ditanya enak mana, jadi vokalis band atau produser. "Kalau ditanya enaknya ya enak dua-duanya, kalo lebih menghasilkan ya lebih menghasilkan jadi produser," pungkasnya seraya tertawa.

Monday, 25 April 2016

Jadi penyanyi, Lagu Tata Liem kuasai chart di beberapa daerah

Jadi penyanyi, Lagu Tata Liem kuasai chart di beberapa daerah
Tata Liem
Setelah mendirikan Tata Liem Records, kini Tata Liem resmi menjadi penyanyi. Dirinya telah resmi melepas dua single perdananya yang berhasil mengambil hati pendengar di beberapa daerah.

"Alhamdulilah, lagu Masa Bodo karya Chossy Pratama jadi nomer satu di radio beberapa daerah seperti Aceh, Medan, Padang, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur. Mengejutkan juga adalah lagu dangdut Balutan Luka yang baru aku rilis masuk juga di chart pertama di beberapa radio," ucap Tata saat ditemui di Bandung, Minggu (24/4).

Menjadi penyanyi bukanlah hal yang mudah buatnya, apalagi Tata harus belajar notasi dalam dunia yang baru saja ia masuki ini. Mandat yang diberikan Chossy Pratama sebagai penulis lagu yang pernah memberikan lagu ini pada Elvi Sukaesih pun menambah tantangan tersendrii untuknya.


"Bebannya berat karena aku harus jadi penyanyi yang professional. Aku harus buktikan kalau aku bisa jadi penyanyi yang baik dan diterima masyarakat, banyak hal yang harus diperhatikan," lanjutnya.

Terjunnya Tata di dunia musik membuat ia harus bersaing di tangga lagu radio dengan artis binaannya sendiri. Namun, semua dikomentarinya dengan cukup bijak.

"Artis saya adalah kekuatan buat saya. Bella Shofie dan Esal mendukung saya. Ada juga Glenn Pratama yang lagunya bersaing sama saya di chart, Esal juga begitu," kata Tata dengan santainya.

Ia pun telah memiliki ancang-ancang untuk rilisan berikutnya. Chossy Pratama nantinya masih akan menjadi kreator lagu yang didaulatnya sebagai senjata andalan.

"Lagu berikutnya saya ingin beda dengan yang lain. Saya kagum sekali dengan Chossy Pratama yang memberikan kesempatan kepada saya untuk bernyanyi. Ini sebagai wujud cita-cita orangtua saya. Mereka itu maunya saya jadi artis bukan hanya manajer artis," terang Tata.

"Next project nanti saya mau konsen untuk tur tribute to Chossy Pratama yang dimulai di Bandung ini," pungkasnya.

Ray Sahetapy gagal tampil di CIVIL WAR, ini alasan sutradaranya

Ray Sahetapy gagal tampil di CIVIL WAR, ini alasan sutradaranya
Captain America Moviepilot
Alasan tidak munculnya adegan Ray Sahetapy di hasil akhir CAPTAIN AMERICA: CIVIL WAR akhirnya terungkap. Melalui sutradara Joe Russo, alasannya ternyata berhubungan dengan jalan utama cerita filmnya.

"Ia (Ray Sahetapy) adalah aktor yang luar biasa. Namun, setelah menonton filmnya (sebelum editing), kami merasa akan lebih baik jika mengubah salah satu sekuens adegan dengan lebih memfokuskan pada asal usul tokoh antagonis Baron Zemo (Daniel Bruhl)," ungkap Joe Russo. Melalui pertimbangan itu, dihilangkanlah porsi adegan tokoh antagonis Auctioneer yang diperankan oleh Ray Sahetapy.

Dilansir Muvila.com , Joe Russo pun sempat kecewa karena harus menghilangkan akting Ray. Akan tetapi sebagai sutradara, ia dan adiknya Anthony Russo harus menentukan pilihan agar bisa lebih fokus pada tokoh yang lebih diutamakan.

"Menyedihkan sebenarnya (menghilangkan adegan Ray), dia adalah aktor yang sangat baik. Namun, sebagai sutradara, saya harus menyesuaikan dan mengganti adegan yang lebih fokus ke tokoh yang ingin kami utamakan," jelas Joe Russo.

Ray Sahetapy sendiri menanggapi hal ini biasa saja. Menurutnya, tidak jadi muncul di hasil akhir film itu hal biasa bagi para pemain film. "Namanya main film itu biasa dipakai atau tidak adegannya. Bukan masalah, biasa saja buat saya," tegas Ray Sahetapy.

Joe Russo, Chris Evans, Sebastian Stan, dan Anthony Mackie kamis (21/04) lalu mengunjungi Marina Bay Sands di Singapura dalam rangka promosi CAPTAIN AMERICA: CIVIL WAR. Film ini mulai bisa ditonton pada 27 April nanti.

Rilis album baru, Siti Badriah 'ketagihan' rekor MURI

Rilis album baru, Siti Badriah 'ketagihan' rekor MURI
Siti Badriah
Siti Badriah boleh jadi berbangga hati, pasalnya album terbaru yang telah rilis beberapa waktu lalu berhasil memecahkan rekor MURI. Pasalnya album kompilasi yang bertajuk 25 Dancedut Nation tersebut melibatkan 25 pedangdut cantik Tanah Air.

Agaknya rekor MURI yang sudah berhasil didapatkan sudah membuat Siti Badriah merasa 'ketagihan'. Hal ini diungkapkan pelantun Bara Bere tersebut di depan awak media, berharap rekor MURI yang kedua di bidang penjualan akan segera dicapai.

"Semoga, penjualan itu dapat rekor MURI. Alhamdulillah, jadi Nagaswara dapat rekor MURI semuanya," ujarnya saat ditemui di peluncuran album 25 Dancedut Nation 2016 di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (15/4/2016).


Yap, Siti Badriah mengungkapkan harapannya agar ke depan album terbarunya itu bisa mendapatkan rekor MURI untuk kedua kali karena laris manis di pasaran. Wanita berusia 24 tahun itu juga memilki harapan tentang album barunya.

"Melebihi target, menguntungkan bagi label, manajemen. Semua yang terlibat. Semua yang denger juga suka," tambahnya.

Tak hanya berharap albumnya melebihi target penjualan, namun pedangdut yang juga pernah bermain sinetron ini juga ingin agar albumnya disukai oleh publik luas. Semoga saja harapan Sibad benar-benar terwujud ya!

Melly Goeslaw ajak penonton flashback lewat recycle 'Bimbang'

Melly Goeslaw ajak penonton flashback lewat recycle 'Bimbang'
Melly Goeslaw - Anto Hoed
Setelah membuat penasaran selama berbulan-bulan, akhirnya album soundtrack AADC 2 pun dirilis beberapa waktu lalu. Berjumlah 8 track, kali ini Melly Goeslaw dan Anto Hoed kembali membawa 2 lagu yang menjadi hits di sekuel pertama film tersebut, Bimbang dan Suara Hati Seorang Kekasih.

"(Kenapa recycle Bimbang dan Suara Hati Seorang Kekasih) Biar (penonton) bisa jadi flashback ke yang dulu. Kita pilih itu dengan warna musik yang sekarang," ujar Melly saat ditemui di launching Album ADA APA DENGAN CINTA 2 (AADC 2) Di CFC, Bangka Raya, Jakarta Selatan, Rabu (20/5).

Kali ini, Melly mencoba menawarkan aransemen musik yang berbeda, segar, tapi tetap tidak mengubah nuansa asli yang ada pada masing-masing lagu tersebut. Untuk itu, Melly pun terus membaca script AADC 2 agar ia bisa lebih menjiwai isi lagu tersebut.


"(Inspirasinya) Baca skenario. Saya bacanya berulang kali sampe kadang saya sama pemain, hafalan saya dialog-nya. Saya baca biar terjiwai, terus brainstorming. Satu benang merah, satu pemahaman baru bikin. Karena dedicated film, khayalannya gak boleh kemana-mana, harus patuh sama skenario. Kan approve produser," lanjutnya.

Tapi dari seluruh track yang menjadi OST AADC 2, ada satu track favorit yang masing-masing disukai Melly maupun Anto Hoed. Selain karena aransemennya yang fresh, mereka punya cerita masing-masing yang ada pada lagu tersebut.

"(Lagu yang paling berkesan) Ratusan Purnama dari theme song. Tapi kalo dari penonton sih saya rasa Jangan Ajak-Ajak Dia. Kenapa lagu ini? Harus nonton filmnya dulu ya" aku Melly sambil melempar tawa yang memancing rasa penasaran untuk menonton AADC 2.

"Saya juga lagu itu. Tapi saya punya pengalaman gak enak karena pas buat lagu itu Ayah saya meninggal. Lagunya kan melow, makin-makin aja. Jadi paling berkesan," tandas Anto Hoed.

FOTO: Selamat! Astrid Tiar baru saja melahirkan anak keduanya

FOTO: Selamat! Astrid Tiar baru saja melahirkan anak keduanya
Astrid Tiar
Anak merupakan harta yang tak ternilai bagi pasangan suami istri. mempunyai anak secara tak langsung menjadi 'syarat mutlak' supaya rumah tangga semakin lengkap.

Sama dengan pasangan Astrid Tiar dan juga Gerhard Reinaldi Situmorang. Keduanya baru saja dianugerahi anak kedua yang baru saja lahir.

Aktris dan presenter itu melahirkan anak keduanya tepat pada Hari Kartini, 21 April 2016 lalu. Astrid pun memberikan kabar bahagia tersebut lewat akun Instagramnya, @astridtiar127.


"Puji Tuhan.. Pada tanggal 21.April.2016, pukul 14.22 BST, putri kedua kami telah lahir, "Isabel Althalya Natiar Situmorang.." ," tulis Astrid dalam postingan tersebut. Terlihat jika pada saat itu dirinya melahirkan di Newcastle Hospitals, Inggris.

Ya, terlihat di foto tersebut, Isabel mewarisi hidung mancung seperti ibunya. Isabel juga terlihat sedang tidur pulas di dalam dekapan Astrid.

Dari pernikahannya dengan Gerhard, Astrid telah dikarunia anak pertama yang bernama Dialucita Annabel Estheressa Thiorina Situmorang. Disusul Isabel sebagai anak kedua. Selamat ya!